Aplikasi:
Rem merupakan salah satu komponen penting untuk keselamatan berkendara mobil, dan performanya memiliki dampak signifikan terhadap keselamatan berkendara dan performa daya mobil. Biasanya, performa rem diuji sesuai dengan standar pengujian yang ditetapkan oleh lembaga berwenang. Metode pengujian umum meliputi pengujian sampel kecil dan pengujian bangku inersia. Pengujian sampel kecil digunakan untuk mensimulasikan dimensi dan bentuk rem, menghasilkan akurasi rendah tetapi biaya relatif rendah. Metode ini umumnya digunakan untuk mengklasifikasikan material gesekan, kontrol kualitas, dan pengembangan produk baru.
Dinamometer rem adalah pengujian paling otoritatif dalam inspeksi kualitas rem, yang dapat benar-benar mencerminkan karakteristik kerja rem dan secara bertahap menjadi arus utama inspeksi kualitas rem. Alat ini dapat menguji sistem rem dalam lingkungan terkontrol yang mencerminkan dunia nyata.
Pengujian dinamometer rem mobil adalah simulasi proses pengereman mobil, yang menguji efisiensi pengereman, stabilitas termal, keausan kampas rem, dan kekuatan rem melalui pengujian di bangku uji. Metode universal yang umum digunakan di dunia saat ini adalah mensimulasikan kondisi pengereman suatu rakitan rem menggunakan inersia mekanik atau inersia listrik, untuk menguji berbagai kinerjanya. Dinamometer tipe terpisah ini dirancang untuk pengujian rem mobil penumpang.
Keuntungan:
1.1 Perangkat utama dipisahkan dari platform pengujian untuk meminimalkan dampak getaran dan kebisingan perangkat utama terhadap pengujian.
1.2 Roda gila diposisikan dengan permukaan kerucut poros utama, yang memudahkan pembongkaran dan pengoperasian yang stabil.
1.3 Bangku uji ini menggunakan silinder listrik servo untuk menggerakkan silinder master rem. Sistem ini beroperasi secara stabil dan andal dengan akurasi kontrol tekanan yang tinggi.
1.4 Perangkat lunak pengujian dapat menjalankan berbagai standar yang ada, dan ramah secara ergonomis. Pengguna dapat menyusun program pengujian sendiri. Sistem pengujian kebisingan khusus dapat berjalan secara independen tanpa bergantung pada program utama, yang memudahkan pengelolaan.
1.5 Standar pengujian yang dapat dieksekusi: AK-Master, SAE J2522, ECE R90, JASO C406, ISO 26867, pengujian GB-T34007-2017, dan sebagainya.
Detail Produk
| Parameter Teknis Utama | |
| Mesin utama | Struktur terpisah tersebut, yaitu badan utama dan platform pengujian, dipisahkan. |
| Tenaga motor | 200 KW (ABB) |
| Jenis motor | Motor pengatur kecepatan frekuensi AC, berpendingin udara independen |
| Rentang kecepatan | 0 - 2000 rpm |
| Rentang torsi konstan | 0 hingga 990 rpm |
| Rentang daya konstan | 991 hingga 2000 rpm |
| Akurasi kontrol kecepatan | ± 0,2%FS |
| Akurasi pengukuran kecepatan | ± 0,1%FS |
| Kapasitas beban berlebih | 150% |
| Pengontrol kecepatan motor | Seri ABB 880, daya: 200KW, teknologi kontrol DTC unik. |
| Sistem inersia | |
| Inersia pondasi bangku uji | Sekitar 10 kgm2 |
| Inersia mekanik minimum | Sekitar 10 kgm2 |
| Roda gila inersia dinamis | 80 kgm2* 2+50kgm2* 1 = 210 kgm2 |
| Inersia mekanik maksimum | 220 kgm2 |
| Inersia analog listrik maksimum | 40 kgm2 |
| Rentang inersia analog | 10-260 kgm² |
| Akurasi kontrol analog | Kesalahan Maksimum ±1gm² |
| |
| Tekanan rem maksimum | 20 MPa |
| Laju kenaikan tekanan maksimum | 1600 bar/detik |
| Linearitas kontrol tekanan | < 0,25% |
| Kontrol tekanan dinamis | Memungkinkan input kontrol tekanan dinamis yang dapat diprogram. |
| Torsi pengereman | |
| Meja geser dilengkapi dengan sensor beban untuk pengukuran torsi, dan jangkauan penuh. | 5000 Nm |
| Akurasi pengukuran | ±0,1% FS |
| |
| Rentang pengukuran | 0 ~ 1000℃ |
| Akurasi pengukuran | ± 1% FS |
| Jenis jalur kompensasi | Termokopel tipe K |
| Saluran berputar | Melewati cincin kolektor 2 |
| Saluran tidak berputar | Cincin 4 |
Parameter teknis parsial