1.Aplikasi:
Mesin paku keling hidrolik adalah mesin paku keling yang secara organik menggabungkan teknologi kontrol mekanik, hidrolik, dan listrik. Mesin ini cocok untuk industri otomotif, kelautan, jembatan, boiler, konstruksi, dan industri lainnya, terutama dalam jalur produksi paku keling pada rangka otomotif. Mesin ini memiliki ciri khas berupa gaya paku keling yang besar, efisiensi paku keling yang tinggi, getaran rendah, kebisingan rendah, kualitas operasi paku keling yang andal, dan juga mengurangi intensitas kerja para pekerja. Dalam proses produksi kampas rem, kita perlu memasang paku keling pada bantalan rem, sehingga mesin paku keling juga merupakan peralatan yang penting.
Sistem tekanan oli pada mesin paku keling hidrolik mencakup stasiun hidrolik dan silinder hidrolik. Stasiun hidrolik dipasang pada alas, silinder hidrolik dipasang pada rangka, dan nosel penjepit dipasang pada rangka melalui batang penghubung yang dapat disesuaikan. Nosel penjepit dapat menjepit dan memposisikan paku keling yang dikirim dari mekanisme pengumpanan otomatis. Sistem tekanan oli memiliki tingkat kebisingan rendah saat siaga, yang dapat menghemat konsumsi daya, mengurangi biaya produksi, dan memiliki efisiensi kerja yang tinggi, kualitas pemrosesan yang baik, dan struktur mesin yang kokoh. Pengoperasiannya ringan dan nyaman, yang sangat meningkatkan efisiensi kerja.
2. Tips pemecahan masalah:
| Masalah | Alasan | Solusi |
| 1. Tidak ada indikasi pada pengukur tekanan (ketika pengukur tekanan normal). | 1. Saklar pengukur tekanan tidak menyala | 1. Buka sakelar (Matikan setelah penyesuaian) |
| 2. Motor hidrolik terbalik | 2. Perubahan fase membuat motor konsisten dengan arah yang ditunjukkan oleh panah. | |
| 3. Terdapat udara di dalam sistem hidrolik. | 3. Operasikan terus menerus selama sepuluh menit. Jika masih tidak ada oli, kendurkan pipa oli silinder bawah pada pelat katup, hidupkan motor dan buang secara manual hingga oli berhenti mengalir. | |
| 4. Pipa masuk dan keluar oli pada pompa oli longgar. | 4. Pasang kembali di tempatnya. | |
| 2. Minyak ada, tetapi tidak ada pergerakan naik turun. | 1. Elektromagnet tidak berfungsi | 1. Periksa perangkat yang relevan dalam rangkaian: sakelar kaki, sakelar pengubah, katup solenoida, dan relai kecil. |
| 2. Inti katup elektromagnetik macet | 2. Lepaskan sumbat katup solenoid, bersihkan atau ganti katup solenoid. | |
| 3. Penampilan atau kualitas kepala putar yang buruk | 1. Rotasi yang buruk | 1. Ganti bantalan dan selongsong poros berongga. |
| 2. Bentuk kepala putar tidak sesuai dan permukaannya kasar. | 2. Ganti atau ubah kepala putar. | |
| 3. Posisi kerja dan penjepitan yang tidak dapat diandalkan | 3. Sebaiknya jepit kepala yang berputar dan jaga agar tetap sejajar dengan bagian tengah bawah. | |
| 4. Penyesuaian yang tidak tepat | 4. Sesuaikan tekanan, jumlah penanganan, dan waktu penanganan yang sesuai. | |
| 4. Mesinnya berisik. | 1. Bantalan bagian dalam poros utama rusak | 1. Periksa dan ganti bantalan |
| 2. Pengoperasian motor yang buruk dan kurangnya fase pasokan daya. | 2. Periksa motor dan perbaiki | |
| 3. Karet sambungan antara pompa oli dan motor pompa oli rusak | 3. Periksa, sesuaikan, dan ganti adaptor dan bagian karet penyangga. | |
| 5. Kebocoran oli | 1. Viskositas oli hidrolik terlalu rendah dan oli mengalami degradasi. | 1. Gunakan N46HL baru |
| 2. Kerusakan atau penuaan cincin penyegel tipe 0 | 2. Ganti cincin penyegel |