1.Aplikasi:
Dinamometer terintegrasi ini menggunakan rakitan rem klakson sebagai objek uji, dan mensimulasikan beban inersia dengan mencampur inersia mekanik dan inersia listrik untuk menyelesaikan pengujian kinerja rem. Dinamometer rem ini dapat mewujudkan penilaian kinerja pengereman dan pengujian evaluasi berbagai jenis mobil penumpang, serta pengujian kinerja pengereman rakitan rem mobil atau komponen pengereman. Perangkat ini dapat mensimulasikan kondisi mengemudi nyata dan efek pengereman dalam berbagai kondisi ekstrem secara maksimal, sehingga dapat menguji efek pengereman sebenarnya dari bantalan rem.
2. Keuntungan:
2.1 Mesin utama dan platform pengujian mengadopsi teknologi bangku serupa dari perusahaan Schenck Jerman, dan tidak ada metode pemasangan pondasi, yang tidak hanya memudahkan pemasangan peralatan, tetapi juga menghemat biaya pondasi beton dalam jumlah besar bagi pengguna. Pondasi peredam yang diadopsi dapat secara efektif mencegah pengaruh getaran lingkungan.
2.2 Inersia roda gila mengadopsi metode simulasi hibrida mekanik dan listrik, yang tidak hanya memiliki struktur yang kompak tetapi juga mencapai kompensasi yang efektif untuk pembebanan inersia dan kehilangan bantalan yang tidak bertahap.
2.3 Cincin geser yang dipasang di ujung spindel dapat melakukan pengukuran suhu pada bagian yang berputar.
2.4 Perangkat torsi statis secara otomatis terlepas dan terkunci dengan poros utama melalui kopling, dan kecepatannya disesuaikan secara terus menerus.
2.5 Mesin ini menggunakan sistem pembangkit tekanan rem servo hidrolik Kangbaishi Taiwan, yang beroperasi secara stabil dan andal dengan presisi tinggi dalam mengontrol tekanan.
2.6 Perangkat lunak pengujian dapat menjalankan berbagai standar yang ada, dan ramah secara ergonomis. Pengguna dapat menyusun program pengujian sendiri. Sistem pengujian kebisingan khusus dapat berjalan secara independen tanpa bergantung pada program utama, yang memudahkan pengelolaan.
2.7 Standar tipikal yang dapat dijalankan oleh mesin adalah sebagai berikut:
AK-Master,VW-PV 3211,VW-PV 3212,VW-TL110,SAE J212, SAE J2521, SAE J2522,ECE R90, QC/T479,QC/T564, QC/T582, QC/T237, QC/T239, JASO C406,JASO C436, Jalan, ISO 26867, dll.
3. Parameter Teknis:
| Parameter Teknis Utama | |
| Tenaga motor | 160kW |
| Rentang kecepatan | 0-2400 RPM |
| Rentang torsi konstan | 0-990 RPM |
| Rentang daya konstan | 991-2400 RPM |
| Akurasi kontrol kecepatan | ±0.15%FS |
| Akurasi pengukuran kecepatan | ±0.10%FS |
| Kapasitas beban berlebih | 150% |
| 1 Sistem inersia | |
| Inersia pondasi bangku uji | Sekitar 10 kgm2 |
| Roda gila inersia dinamis | 40 kgm2* 1, 80 kgm2*2 |
| Inersia mekanik maksimum | 200 kgm2 |
| Inersia analog listrik | ±30 kgm2 |
| Akurasi kontrol analog | ±2 kgm2 |
| 2Sistem penggerak rem | |
| Tekanan rem maksimum | 21 MPa |
| Laju kenaikan tekanan maksimum | 1600 bar/detik |
| Aliran cairan rem | 55 ml |
| Linearitas kontrol tekanan | < 0,25% |
| 3 Torsi pengereman | |
| Meja geser dilengkapi dengan sensor beban untuk pengukuran torsi, dan jangkauan penuh. | 5000 Nm |
| Makurasi pengukuran | ± 0,2% FS |
| 4 Suhu | |
| Rentang pengukuran | -25℃~ 1000℃ |
| Akurasi pengukuran | ± 1% FS |
| Jenis jalur kompensasi | Termokopel tipe K |